6 Tips Foto Pre-Wedding Sambil Traveling

Sekarang, ada banyak tempat wisata menarik, baik di rumah dan di luar negeri, dari mana Anda mengunjungi semua foto-foto pre-wedding. Dari taman batu di Bandung, Semarang Brown Canyon, Bukit Kapur Jaddih Madura Huta Bambu Sagano di Kyoto, Jepang, Anda dapat memilih. Namun, ada banyak hal yang harus dipersiapkan agar maksimal gambar. Dari konsep tersebut, kebutuhan konteks seni foto benar-benar berpikir bahwa semua proses berjalan lancar dengan kendala minimal. Berikut adalah tips berikut:

1. Gali kisah dengan pasangan

Anda atau pasangan Anda harus memiliki cerita yang ingin Anda lihat. Untuk ini, Anda bisa duduk bersama dan berbicara dengan pasangan untuk menentukan cerita akan diberi nama gambar pre-wedding. Umumnya, Anda dapat menentukan tema sepanjang sejarah ketika Anda bertemu pasangan atau mungkin Anda memiliki kesamaan. Misalnya, Anda memiliki preferensi genre yang sama atau preferensi dari hobi yang sama. Dengan demikian, kualitas gambar dan pesan itu jelas.

6 Tips Foto Pre-Wedding Sambil Traveling
6 Tips Foto Pre-Wedding Sambil Traveling

2. Cari Referensi Concept, Jangan Meniru

Ada banyak referensi untuk foto pre-wedding Anda dapat beradaptasi. Tapi coba tidak hanya direplikasi menulis. Karena sejarah atau konsep gambar pre-wedding orang mungkin tidak cocok untuk Anda dan pasangan Anda. Menggunakan referensi sebagai cara untuk mencari hal-hal yang belum pernah ditampilkan. Konsultasikan fotografer Anda sebelum menentukan tema kebesaran.

3. Tentukan konteks

Untuk mendapatkan gambaran yang baik perjalanan, terutama untuk pra-pernikahan, Anda harus terlebih dahulu menentukan konteks. Menemukan hal-hal yang tampaknya relevan dengan pakaian tema didirikan Anda kenakan pasangan. Misalnya, jika Anda ingin gambar dengan latar belakang pantai, tentu saja, Anda tidak akan memakai tuksedo dan berpakaian rumit dong.

4. Lokasi Anti-Mainstream

Ingin menjadi hasil dari foto maksimum? Bisa benar-benar! Asalkan, lokasi gambar pre-wedding Anda memiliki anti-mainstream. Karena, jika Anda menembak di tempat-tempat yang sering dikunjungi, gambar tidak terlalu istimewa. Lagi pula, jika Anda terjebak di situs tradisional, proses ini begitu efisien karena tidak terlalu banyak orang di sana.

5. Foto Candid Lebih Alam

Hal yang paling sulit untuk dilakukan foto-foto pra-nikah di lokasi wisata yang dibawa ke kimia dan emosi kedua pasangan. Apakah itu karena terlalu banyak orang di sana atau terlalu terobsesi dengan instruksi dari fotografer. Well, well, Anda dapat meminta fotografer untuk melakukan banyak foto candid sehingga hasilnya lebih natural.

6. Sesuaikan Anggaran

Harapan yang penting, tetapi Anda juga harus melihat kemampuan Anda. Jadi, pastikan Anda memiliki akan menentukan anggaran untuk foto pre-wedding serta anggaran pernikahan Anda secara keseluruhan. Mengalokasikan maksimal 10-15 persen dari total budjet Anda. Selain itu, Anda harus memilih seorang fotografer yang memiliki jam terbang tinggi. Jadi Anda tidak perlu membuang lebih banyak waktu dan anggaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *